Spanduk MerDeka Mereka

Pertumbuhan spanduk politiklebih cepat daripada pertumbuhan penduduk. Mungkin terlampau mengada-ada. Tapi, itulah fenomena yang terjadi saat ini berkaitan dengan kompetisi politik di Indonesia.

Betapa tidak, baliho, spanduk, stiker, dan atribut-atribut politik begitu menebar di mana-mana.
Tempat-tempat yang seharusnya tidak layak menjadi arena pemasaran politik diterjang hanya untuk kepentingan pencarian kekuasaan. Bukan hanya di sepanjang jalan, bukan hanya di gardu-gardu, bahkan tempat ibadah dan kuburan juga menjadi ruang untuk memengaruhi publik.

Tidak hanya pilpres, pilgub atau pilbub, dalam level pemilihan kepala desa saja, belanja produksi atribut kampanye pencarian kekuasaan tersebut sudah mencapai puluhan juta rupiah. Bisa dibayangkan besaran belanja untuk produksi atribut dalam pemilihan bupati/wali kota dan gubernur, pemilu, dan pemilihan presiden ke depan.

apa kepentingan mereka
bagaimana peluang mereka
ada apa dengan mereka
MERDEKA…

tahukah mereka
tetang kewajiban mereka
bukan cuma hak mereka
MERDEKA…

sanggupkah mereka
tentang kewajiban mereka
bukan cuma hak mereka
MERDEKA…

alah mbohlah…..
sipenting tetep MERDEKAaa….

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *