Install Wine di Zencafe – Zenwalk

Wine adalah emulator untuk menjalankan aplikasi windows supaya bisa jalan di linux. untuk download klik disini
untuk install wine pake konsol ini stepnya :

xx[~]$ installpkg wine-(versi).tgz

Tunggu aja sampe selesai. setelah selesai coba cek dengan ketikan “winecfg” (tanpa tanda kutip) di konsol, setelah masuk di config, rubahlah makai setingan windows 98 aja, biar enteng.

Untuk menjalankan file windows, ketikan di kosol “wine aplikasi.exe” contoh :

xx[~]$ wine winbox.exe (untuk mikrotik)

sedangkan untuk aplikasi windows yang perlu diinstal, maka wine harus ditambah dengan “winetools” download klik disini
yang berikut ini adalah step-step install-nya :

xxx[~]$ tar -xvf winetools(versi).tar.gz
xxx[~]$ cd wine-tools(versi) dimana kamu extrac
xxx[~]$ ./install
xxx[~]$ wt

catatan : konsol jangan ditutup selama wine aktif

demikian ..sukses..!!

You may also like

17 Comments

  1. aku udah ikutin langkah2nya kok gak bisa yah ada keteranga
    bash: installpkg command not found
    ada yg salah waktu proses pengintsallan zencafe?

  2. kalo di zencafeku bisa,
    cuman kok wine kurang bagus ya…,
    apa ada lagi yang lebih bagus?
    soalnya di warnetku masih banyak user yang ketergantungan dengan “winXXXXws” 😀

  3. iya gimana tuh cara install nya???????????????

    server[Desktop]$ installpkg wine-0.9.40-i486-S11.0.tgz
    bash: installpkg: command not found
    server[Desktop]$ install wine-0.9.40-i486-S11.0.tgz
    install: missing destination file operand after `wine-0.9.40-i486-S11.0.tgz’
    Try `install –help’ for more information.
    server[Desktop]$ install -pkg wine-0.9.40-i486-S11.0.tgz
    install: invalid option — k
    Try `install –help’ for more information.
    server[Desktop]$ install -help
    install: invalid option — h
    Try `install –help’ for more information.
    server[Desktop]$ install –help
    Usage: install [OPTION]… [-T] SOURCE DEST
    or: install [OPTION]… SOURCE… DIRECTORY
    or: install [OPTION]… -t DIRECTORY SOURCE…
    or: install [OPTION]… -d DIRECTORY…
    In the first three forms, copy SOURCE to DEST or multiple SOURCE(s) to
    the existing DIRECTORY, while setting permission modes and owner/group.
    In the 4th form, create all components of the given DIRECTORY(ies).

    Mandatory arguments to long options are mandatory for short options too.
    –backup[=CONTROL] make a backup of each existing destination file
    -b like –backup but does not accept an argument
    -c (ignored)
    -d, –directory treat all arguments as directory names; create all
    components of the specified directories
    -D create all leading components of DEST except the last,
    then copy SOURCE to DEST
    -g, –group=GROUP set group ownership, instead of process’ current group
    -m, –mode=MODE set permission mode (as in chmod), instead of rwxr-xr-x
    -o, –owner=OWNER set ownership (super-user only)
    -p, –preserve-timestamps apply access/modification times of SOURCE files
    to corresponding destination files
    -s, –strip strip symbol tables
    -S, –suffix=SUFFIX override the usual backup suffix
    -t, –target-directory=DIRECTORY copy all SOURCE arguments into DIRECTORY
    -T, –no-target-directory treat DEST as a normal file
    -v, –verbose print the name of each directory as it is created
    –help display this help and exit
    –version output version information and exit

    The backup suffix is `~’, unless set with –suffix or SIMPLE_BACKUP_SUFFIX.
    The version control method may be selected via the –backup option or through
    the VERSION_CONTROL environment variable. Here are the values:

    none, off never make backups (even if –backup is given)
    numbered, t make numbered backups
    existing, nil numbered if numbered backups exist, simple otherwise
    simple, never always make simple backups

    Report bugs to .
    server[Desktop]$

  4. waduh kalo itu aku ndak tau,
    sebab dipunyaku ndak ada masalah seperti itu,
    mending mas Abid Mahfudz aja yang jawab
    gimana mas Abid Mahfudz?
    ada apa dengan xxx ini?

  5. alooo semua, aku newbie juga neh, abis migrasi dari windows….aku juga ngalamin yg sama kayak yg laen, kalo pake konsol emang perintah installpkg tidak ada jadi muncul command not found, trus aku coba di basis GUI ggak pake konsol, copy file *.gz ke homenya terus klik kanan ada printah install package, klik en jalan deh. cuma aku ada masalah di winetools katanya versi winenya terlalu lama, gimana ada masukan ggak neh ??

  6. Saya telah menginstall zencafe 1.0 pada 5 komputer dirumah dengan settingan 1 komputer server biling dan 4 komputer lainnya sebagai client.Saya juga telah melakukan penyettingan pada sisi server dan client, sebagai informasi hardware yang saya gunakan adalah :
    1. Server biling dengan kartu jaringan 100 MB/s onboard (Pentium IV/256 MB)
    2. Client kartu jaringan 10 MB/s add on (Pentium III 500/128MB)
    3. Hub 16 port D-link
    sharing file dengan sesama client dan server tidak ada masalah jaringan tidak terhubung dengan internet, namun yang menjadi masalah adalah setiap komputer client login maka biling CCL pada server terclose.Pada komputer client juga perhitungan waktunya tidak jalan. Apakah ini akibat tidak adanya koneksi internet. Mohon Bantuan solusinya
    terima kasih

  7. bos kalo wine tools untuk tgz minta donnk

    >>di convert aja..dari rpm ke tgz.
    masuk console trus masuk ke root
    trus ketik rpm2tgz trus nama file rpm yang mau diconvert kan..mudah kan

  8. Kalo mau install wine harus masuk ke root karena perintah installpkg adalah perintah yang hanya boleh diakses oleh root saja. Secara lengkap perintahnya akan seperti ini

    $ su
    $ password: (tulisan ini akan muncul sendiri dan isikan dengan password root sistem anda)
    # installpkg

    perhatikan tanda didepan perintah pada konsole (terminal) kalau tandanya adalah $ berarti anda sebagai user biasa tapi kalau tandanya # maka anda masuk ke root.

  9. aku newbie juga neh,aku sudah install wine jg toolsnya,cman gk tau ada yg error apa gak,soalnya lancar2 aja,saya pake zencafe 1.2,saya coba install yahelite ternyata bisa jln mulus,yg saya tanyakan kalo mau intall driver gimana caranya,contoh driver webcam,apakah bisa jln di wine seperti codec2 juga,thanx.:)

  10. o iya ketinggalan,kalo nginstall wine tools trus keluar begini:
    billingccl[~]$ wt
    detecting Wine version… done.
    Drive C: is /home/billingccl/.wine/drive_c
    Wine 0
    wine is executed as wine
    Parameters are –noexit
    Browser is /usr/bin/firefox.
    WINEVER is “0”.
    /usr/local/bin/wt: line 3291: /usr/local/winetools/Xdialog: No such file or directory
    apakah ini berhasil atow nggak installnya mas jauh di mata.trims

  11. Coba pakai CrossOver, program ini hampir sama dengan wine bisa download disini :

    CrossOver Mac Pro
    Code:
    http://rapidshare.com/files/158434773/mcp.zip
    CrossOver Games Mac
    Code:
    http://rapidshare.com/files/158434772/mcg.zip
    CrossOver Linux Pro
    Code:
    http://rapidshare.com/files/158434771/lcp.zip

    CrossOver Games Linux
    Code:
    http://rapidshare.com/files/158434769/lcg.zip

    Untuk instalasi sedikit gampang tinggal jlnkan file *.sh aja nanti setelah sudah install program ini minta install beberapa program windows, ikuti aja perintah program ini..

    DONE !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *