Chilwa Dan Faqih

Sepasang rindu yg tumbuh di pecah gersang bebatu kerakal.
Ah, kau yang terbiasa memandang cinta sejarak kedip mata, takkan pahami rindu yang berontak melantak jarak.
Ah, kau yg biasa mendengar cinta dibisik telinga, takkan paham rindu yg teriak mengoyak jarak.
Duhai anakku, aku merindukanmu, lebih dari sekedar patah hati berkali-kali.
Selamat berjuang nak…!!


Chilwa Tazkiya Dzihni




You may also like

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *